Kecekungan
Kecekungan suatu fungsi. Karakteristik suatu fungsi yang naik atau turun dapat kita gunakan untuk mendeskripsikan grafik fungsi tersebut. Selain itu, apabila kita tahu dimana letak selang yang membuat f ’ naik atau turun maka kita dapat menentukan di mana grafik fungsi f akan cekung ke atas atau cekung ke bawah.
Definisi
Kecekungan
Misalkan f terdiferensialkan pada selang buka I. Grafik f akan cekung ke atas pada I jika f ’ naik pada selang tersebut dan akan cekung ke bawah pada I jika f ’ turun pada selang tersebut. Interpretasi grafis kecekungan dari suatu fungsi berikut akan sangat berguna.
- Misalkan f terdiferensialkan
pada selang buka I. Jika grafik f cekung ke
atas pada I, maka grafik f berada di
atas semua garis singgungnya pada selang tersebut. (Lihat gambar
(a) di bawah).
- Misalkan f terdiferensialkan
pada selang buka I. Jika grafik f cekung ke
bawah pada I, maka grafik f berada di
bawah semua garis singgungnya pada selang tersebut. (Lihat gambar
(b) di bawah).
Untuk menemukan selang buka di mana suatu grafik fungsi f
cekung ke atas atau cekung ke bawah, kita harus menemukan selang di mana f ’
naik atau turun.
Sebagai Contoh
akan terbuka ke bawah pada selang buka (–∞, 0) karena
turun pada selang tersebut. Demikian pula, grafik f akan
cekung ke atas pada selang (0, ∞) karena f ’ naik pada selang tersebut.
Teorema Uji Kecekungan
Misalkan f adalah suatu fungsi yang turunan keduanya ada
pada selang buka I.
·
Jika
f ”(x) > 0 untuk semua x dalam I, maka grafik f cekung ke atas pada I.
·
Jika
f ”(x) < 0 untuk semua x dalam I, maka grafik f cekung ke bawah pada I.
Untuk menerapkan Teorema Uji Kecekungan, tentukan lokasi
nilai-nilai x sedemikian sehingga f ”(x) = 0 atau f ” tidak ada. Gunakan
nilai-nilai x tersebut untuk menentukan selang uji. Kemudian, ujilah tanda f
”(x) pada masing-masing selang uji.


Komentar
Posting Komentar