SISTEM BILANGAN RIIL
Apa itu sistem bilangan riil?
Sistem bilangan riil adalah himpunan bilangan real yang
disertai dengan operasi penjumlahan dan perkalian sehingga memenuhi aksioma
tertentu.
Bagaimana dengan Bilangan Riil?
Bilangan riil adalah sekumpulan bilangan (rasional dan
tak rasional) yang dapat mengukur panjang, bersama-sama dengan negatifnya dan
nol. Bilangan real adalah gabungan dari bilangan rasional dan irasional.
Bilangan riil juga dapat didefinisikan sebagai jenis bilangan yang mencakup
semua angka yang dapat diwakili pada garis bilangan. Ini termasuk angka
rasional (bilangan pecahan) dan angka irasional (bilangan yang tidak dapat
diwakili dalam bentuk pecahan, seperti akar kuadrat dari angka bukan kuadrat sempurna).
Bilangan riil meliputi semua angka dalam bentuk pecahan
dan desimal, termasuk angka bulat positif dan negatif, serta angka desimal yang
tak terhingga seperti π (pi) atau √2 (akar kuadrat dari 2). Dengan kata lain,
bilangan riil mencakup seluruh rentang angka yang dapat kita temui dalam
matematika dan dalam pengukuran dunia nyata.
Contoh bilangan riil
· 0
· 3
· -5
· 1/2
· 0.25
· √2 (akar kuadrat dari 2)
· π (pi, 3.14159...)
· 2.71828... (bilangan Euler,
e)
· -√5 (akar kuadrat dari 5
dengan tanda negatif)
A.
Himpunan
Bilangan Rasional
Bilangan
rasional atau dikenal dengan bilangan pecahan adalah bilangan yang dapat
dinyatakan dalam bentuk a/b, dengan a, b ∈ B dan b ≠ 0. Bilangan a disebut pembilang, sedangkan bilangan b disebut
penyebut. Himpunan bilangan rasional dilambangkan dengan huruf Q dan terdiri
atas himpunan pecahan negatif, himpunan pecahan positif, dan bilangan bulat. Bilangan
rasional dapat ditulis menjadi dua macam, yaitu:
1)
Rasional
Pecahan
·
Pecahan
murni berbentuk a/b, a < b, b ≠ 0. Misalnya: 3/5; 5/7.
·
Pecahan
campuran berbentuk a a/b, b < c, c ≠ 0. Misalnya 2 3/5; 4 5/7.
·
Pecahan
palsu a/b, a habis dibagi b, b ≠ 0. Misalnya: 3/1; 15/5.
2)
Rasional
Desimal
·
Rasional
desimal terbatas. Misalnya: 0.30; 0.35; 0.357.
·
Rasional
desimal tak terbatas berulang. Misalnya: 0.5555....; 0.345345345....
Sifat-Sifat Operasi pada Himpunan Bilangan Rasional
a.
Tertutup
untuk penjumlahan dan perkalian
·
Penjumlahan:
a/b + c/d = ad/bd + bc/bd
·
Perkalian:
a/b * a/b = ac/bd
b.
Asosiatif
untuk penjumlahan dan perkalian
(a/b
+ c/d) + e/f = a/b (c/d + e/f)
(a/b
x c/d) x e/f = a/b (c/d + e/f)
c.
Distributif
untuk hitung perkalian
a/b
x (c/d + e/f) = a/b * c/d + a/b * e/f
d.
Komunikatif
untuk penjumlahan dan perkalian
a/b
+ c/d = c/d + a/b
a/b
* c/d = c/d * a/b
e.
Unsur
identitas terhadap penjumlahan dan perkalian
a -
0 = 0 + a = a
a *
1 = 1 * a = a
f.
Unsur
invers terhadap penjumlahan
a +
(- a) = 0
a *
a-1 = 1, a ≠ 0
B.
Bilangan
Irasional
Bilangan
irasional adalah bilangan yang tidak bisa diubah kedalam bentuk pecahan biasa
ab, dan apabila kita mencoba untuk merubahnya ke dalam bentuk pecahan desimal,
maka angkanya tidak akan berhenti, dan juga tidak memiliki pola tertentu. Salah
satu contoh dari bilangan irasional yang paling populer adalah atau biasa kita
sebut bilangan phi. Beberapa contoh bilangan irasional lainnya adalah seperti
berikut ini:
Contoh:
√2 =1,4121356... atau √3=1,7320508...
Dari
contoh diatas, kedua bilangan tersebut bila diubah ke bentuk desimal, tidak
akan memiliki ujung, dan juga memiliki tidak pola tertentu. Namun tidak semua
bilangan akar merupakan bilangan irasional, contohnya √4 atau √9 yang hasilnya
adalah 2 dan juga 3.
Properti
Bilangan Riil
·
Urutan:
Bilangan riil dapat diurutkan dari yang terkecil hingga yang terbesar dan
sebaliknya.
· Operasi
Aritmatika: Operasi aritmatika seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan
pembagian dapat diterapkan pada bilangan riil.
· Sifat
Distributif: Hukum distribusi berlaku untuk operasi penjumlahan dan perkalian
terhadap bilangan riil.
· Properti
Komutatif dan Asosiatif: Operasi penjumlahan dan perkalian pada bilangan riil
bersifat komutatif dan asosiatif.
· Bilangan
Negatif: Setiap bilangan riil memiliki lawan negatifnya. Jika a adalah bilangan
riil, maka −a juga merupakan bilangan riil.
· Bilangan
Nol: Setiap bilangan riil memiliki nilai nol (0).
· Interval
dan Notasi Ketidaksamaan: Bilangan riil sering dikelompokkan dalam interval dan
notasi ketidaksamaan, seperti a<x<b yang berarti bilangan x terletak di
antara a dan b.
Sifat-Sifat Khusus Bilangan Riil
· Batas
atas dan batas bawah: Dalam kumpulan bilangan riil, suatu subset bisa memiliki
batas atas (supremum) dan batas bawah (infimum) jika mereka ada. Ini berguna
dalam analisis matematika.
· Densitas:
Antara dua bilangan riil apa pun, selalu ada bilangan riil lainnya. Ini
menunjukkan bahwa himpunan bilangan riil sangat padat.
Komentar
Posting Komentar